Langsung ke konten utama

SDN Karangwuni Berbagi Tips Atasi Kejenuhan Belajar dengan Bermain Kardus

Oleh : Siti Chomariah, S.Pd. (Guru Kelas 5 SDN Karangwuni)


Apa yang Anda pikirkan tentang kardus bekas? Bagi sebagian orang kardus bekas adalah sampah  yang sudah tidak ada manfaatnya. Biasanya setelah selesai digunakan, nasibnya akan berakhir di gudang, tempat rongsokan bahkan di tempat sampah. Padahal sebenarnya jika kita mau sedikit berkreasi ada banyak sekali ide kreatif yang bisa dibuat dari kardus bekas, bahkan bisa menghasilkan uang dari hasil kreasi kardus bekas tersebut.

SD Negeri Karangwuni mencoba membuat kreasi dari kardus bekas untuk mengurangi jumlah sampah dan menghilangkan kejenuhan belajar anak. Kegiatan ini dilakukan oleh siswa kelas IV SD yang mendapat tantangan dari guru untuk membuat miniatur rumah dari kardus bekas. Tantangan tersebut sebagai selingan kegiatan belajar di rumah selama pandemi covid 19. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak dan mengembalikan semangat anak-anak yang sudah mulai jenuh dengan berbagai macam tugas-tugas mata pelajaran.

Anak-anak sangat antusias untuk menyelesaikan tantangan ini. Hasil karya mereka luar biasa. Di luar dugaan hasil kreasinya menarik dan unik. Anak-anak mengirimkan hasil karya kepada guru kelas berupa foto atau video. Kita sebagai guru dapat mengarahkan anak-anak agar hasil karya dipajang di rumah masing-masing dan selalu dirawat sehingga menjadi pengingat serta semangat untuk terus belajar dan berkreasi. Membuat miniatur rumah selain mendorong kreativitas, membiasakan terampil, juga dapat melatih kesabaran dan ketelitian anak-anak lho. Sebagai seorang pendidik kita dapat menghilangkan kejenuhan siswa dengan cara sederhana yaitu dengan memberi tantangan sesuai kesukaan anak-anak, misalnya dalam bidang seni. Situasi pembelajaran jarak jauh seperti sekarang ini, guru dan siswa harus sama-sama bahagia. Belajar tanpa paksaan, belajar menyenangkan, sehingga menjembatani guru dan siswa mengeksplorasi diri secara sukarela dan tulus.

Jadi tahukah kamu, ternyata membuat miniatur rumah dari kardus itu sangat mudah dan sederhana. Adapun langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat rumah kardus antara lain menyiapkan alat dan bahan, membuat pola, memotong pola, merangkai pola, dan menghias/finishing.

Langkah pertama adalah menyiapkan alat dan bahan, bahan–bahan yang digunakan cukup mudah ditemukan di rumah, yaitu:

1.       Kardus bekas

2.       Gunting/cutter

3.       Pengggaris

4.       Pensil

5.       Lem

Perlu diperhatikan bahwa ukuran kardus akan berpengaruh pada hasil. Jika ukuran kardusnya besar akan menghasilkan miniatur rumah yang besar, namun jika ukurannya kecil maka akan menghasilkan rumah kardus dengan ukuran kecil

Langkah kedua membuat pola, pada langkah inilah kita membutuhkan imajinasi serta ketelitian. Sebelum mulai menggambar pola, kita dapat membayangkan terlebih dahulu rumah dengan model seperti apa yang akan dibuat. Bagi pemula disarankan untuk  membuat pola yang mudah. Bila masih kesulitan ajak anak-anak untuk mencari model miniatur rumah di google. Setelah dapat modelnya, langkah selanjutnya adalah menggambar pola diatas kardus menggunakan pensil dan penggaris.

Langkah ketiga yaitu memotong pola, kegiatan memotong pola adalah hal yang membutuhkan kesabaran serta ketelitian. Untuk meminimalisir kesalahan dalam memotong garis pola dianjurkan menggunakan penggaris dan cutter. Jadi, potonglah sesuai dengan garisnya agar hasilnya rapi dan simpan potongan pola tersebut agar tidak tercecer kemana-mana.

Langkah keempat yaitu merangkai pola, setelah pola rumah selesai dipotong tahap selanjutnya  yaitu merangkai pola. Proses perangkaian menggunakan lem kertas/lem fox dan usahakan rapi agar tidak ada lem yang tercecer dan menodai pola tersebut.

Langkah terakhir yaitu finishing, kegiatan ini berupa pemberian cat pada miniatur bagian dinding rumah dengan menggunakan pensil warna atau cat air.  Kegiatan lainnya yaitu memasang pagar, menambahkan tanaman hias, kolam ikan, dan lainnya sesuai selera anak-anak.

Nah, cukup simpel dan mudah sekali cara membuat miniatur rumah dari kardus. Kegiatan ini merupakan cara mendaur ulang kardus bekas dengan cepat. Menjadikannya kerajian tangan yang indah. Selamat mencoba...!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Kami

PROGRAM SEKOLAH LITERASI INDONESIA KULON PROGO Sekolah Literasi Indonesia KulonProgo (SLI KP) merupakan salah satu program dari Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta, yang bertujuan untuk: Mewujudkan model sekolah berkualitas. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah, sistem pembelajaran, dan budaya sekolah berbasis literasi. Bentuk program SLI berupa pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru secara terstruktur, berkala dan berkesinambungan sampai tahap implementasi praktis di sekolah. Untuk mendukung hal tersebut, SLI mengirimkan 2 orang Konsultan Relawan (KAWAN) SLI di wilayah Kulon Progo (Irfa Ramadhani & Wahyu Widiyawati). Selain 2 KAWAN di Kulon Progo, pada SLI angkatan 3 ini, Dompet Dhuafa Pendidikan mengirimkan 12 KAWAN lainnya ke 4 wilayah Indonesia berbeda. Wilayah tersebut antara lain Semarang, Jawa Tengah; Asahan, Medan; Bima, NTB; dan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Masing-ma...