Langsung ke konten utama

Begini Cara Membuat Hand Sanitizer Ramah Lingkungan ala SDN Karangwuni

Oleh: Eka Desiana, S.Pd. (Guru Kelas 6 SDN Karangwuni)

Corona atau covid-19 menjadi pandemi yang mewabah hampir diseluruh bagian bumi. Virus tersebut mengancam kesehatan manusia. Banyak upaya yang telah dilakukan untuk mencegah agar tubuh tidak terpapar virus tersebut. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan tubuh.
Virus tesebut menyebar melalui droplet yang bisa saja menempel pada badan khususnya tangan dan wajah, pakaian, atau benda-benda yang ada di sekitar. Untuk menghindari hal tersebut, dianjurkan untuk sering-sering mencuci tangan setelah memegang sesuatu atau apabila merasa tangan kotor. Mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun pun harus dilakukan dengan cara yang benar agar virus corona (covid-19) dapat  mati.
Dalam situasi tertentu, kita tidak selalu dapat menemukan sabun dan air mengalir yang bersih. Kondisi tersebut memaksa sebagian besar orang untuk menggunakan Hand Sanistizer sebagai cairan pembersih tangan. Kelangkaan Hand Sanistizer cukup ekstrim, apalagi dunia telah menyatakan covid-19 sebagai pandemi. Beberapa apootek atau swalayan kehabisan stok. Permintaan pasar yang tidak diimbangi dengan ketersediaan barang membuat harga Hand Sanistizer menjadi naik berlipat ganda bahkan hampir mencapai titik tidak wajar di kantong masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.
Melihat kondisi tersebut, muncul ide untuk membuat Hand Sanistizer dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar. Kegiatan membuat Hand Sanitizer dengan bahan alami dilakukan oleh siswa-siswa SDN Karangwuni (Kulon Progo) untuk mengisi kegiatan School From Home (belajar di rumah). Anak-anak diminta menyiapkan alat dan bahan-bahan yang akan digunakan. Kemudian dipandu oleh guru dengan sistem daring (whatsapp group), mereka melaksanakan kegiatan pembuatan didampingi oleh orang tua hebat juga sebagai dokumentator.
Selama proses pembuatan, anak-anak sangat antusias dan bersemangat.  Selain melatih keterampilan meracik bahan-bahan tersebut juga melatih siswa untuk tampil percaya diri menjelaskan langkah demi langkah yang sedang mereka kerjakan.
Bahan :
  1. 2 buah jeruk nipis
  2. 2 batang sereh
  3. 4 lembar daun jeruk muda
  4. 4 lembar daun sirih
  5. Air bersih hangat 500ml
Cara membuat :
  1. Cuci semua bahan (jeruk nipis, sereh, daun jeruk muda, daun sirih)
  2. Iris tipis jeruk nipis
  3. Iris daun jeruk muda
  4. Geprek batang sereh
  5. Rendam daun sirih dalam air hangat selama 30 menit
  6. Siapkan wadah
  7. Masukkan air rendaman daun sirih
  8. Masukkan irisan daun jeruk
  9. Masukkan irisan jeruk nipis sambil diperas agar sarinya keluar
  10. Masukkan sereh yang telah digeprek
  11. Aduk rata
  12. Tunggu hingga air menjadi dingin dan aromanya keluar
  13. Saring
  14. Masukkan ke dalam botol spray
Daun sirih dan jeruk nipis diketahui mempunyai kandungan antiseptik yang dapat membunuh kuman. Bahan alami dipilih dengan tujuan untuk mencegah kulit iritasi karena kandungan alkohol dengan kadar yang cukup tinggi dalam Hand Sanistizer buatan pabrik.
Semoga bermanfaat,
Siapa lagi yang akan menjaga kebersihan tangan kita kalau bukan diri kita sendiri,
Ayoo buat Hand Sanistizer alami mu sendiri!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Kami

PROGRAM SEKOLAH LITERASI INDONESIA KULON PROGO Sekolah Literasi Indonesia KulonProgo (SLI KP) merupakan salah satu program dari Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta, yang bertujuan untuk: Mewujudkan model sekolah berkualitas. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah, sistem pembelajaran, dan budaya sekolah berbasis literasi. Bentuk program SLI berupa pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru secara terstruktur, berkala dan berkesinambungan sampai tahap implementasi praktis di sekolah. Untuk mendukung hal tersebut, SLI mengirimkan 2 orang Konsultan Relawan (KAWAN) SLI di wilayah Kulon Progo (Irfa Ramadhani & Wahyu Widiyawati). Selain 2 KAWAN di Kulon Progo, pada SLI angkatan 3 ini, Dompet Dhuafa Pendidikan mengirimkan 12 KAWAN lainnya ke 4 wilayah Indonesia berbeda. Wilayah tersebut antara lain Semarang, Jawa Tengah; Asahan, Medan; Bima, NTB; dan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Masing-ma...