Langsung ke konten utama

Ekspresi dalam Pandemi: Siswa/i MIM Kenteng Kompak buat Poster Pencegahan Covid-19

Oleh: Rizco Ardian Saputro (Guru Kelas MI Muhammadiyah Kenteng) 

MI Muhammadiyah Kenteng ikut berpartisipasi melaksanakan kampanye pencegahan covid-19 sebagaimana surat edaran yang telah dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan. Kampanye ini dimulai sejak hari Selasa (7/4) hingga Sabtu (11/4). 

Terdapat beberapa tema yang dapat digunakan  sebagai sarana kampanye oleh tiap sekolah. Rujito,S.Pd.I, M.Pd selaku Kepala MI Muhammadiyah Kenteng memberikan hak kepada wali kelas masing-masing untuk memberikan himbauan kepada peserta didiknya dengan membuat sebuah karya. Karya ini berupa poster yang mencerminkan ekspresi anak-anak. 

Adapun tema kampanye pencegahan covid-19  diantaranya yaitu sering cuci tangan pakai sabun, tetap tinggal di rumah, jaga jarak dan hindari kerumunan, tidak berjabat tangan dan pakai masker bila sakit ataupun tidak sakit. 

Selanjutnya, poster yang sudah selesai kemudian difoto dan diungah di media sosial sebagai salah satu bentuk partisipasi kampanye. Adapun beberapa wali kelas bawah (kelas 1 sampai 3) Sujamsih, A.Ma, Kusnul Kotimah,S.Pd.I dan Siti Martijah,S.Pd,I memberikan tugas kepada peserta didiknya dengan membuat poster sesuai dengan kemampuannya, disini pihak orang tua juga diminta untuk mendampingi. 

Sedangkan untuk siswa yang tergolong kelas atas dari kelas 4 sampai kelas 6 dihimbau oleh wali kelasnya (Rizco Ardian Saputro, S.Pd, Ari Mukhlis, M.Pd, Murtana,S.Pd.I) untuk bebas berekspresi dalam pembuatan posternya, karena sudah dinilai bisa membuat poster sendiri dan sebagai ajang pembelajaran kemandirian bagi siswa.  

Kepala Madrasah juga menghimbau untuk semua karya poster difoto oleh wali murid masing-masing kemudian dikirim kepada wali kelas. Foto tersebut juga dijadikan sebagai bahan penilaian untuk anak-anak dalam hal pembelajaran sistem daring. Selanjutnya, kampanye ini juga dipublikasikan ke dalam website madrasah. 

Orang tua wali juga dapat mengunggah karya anaknya di akun sosial sebagai wujud dukungan dalam upaya penaggulangan wabah virus covid-19 saat ini. Ternyata, banyak orang tua wali yang senang dengan kegiatan ini, selain menambah tingkat imajinatif, wawasan , serta kreatifitas, anak juga terbimbing untuk peka terhadap situasi dan kondisi yang kini sedang menimpa bumi pertiwi. 

“Hasil karya anak perlu disimpan baik-baik agar ketika Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sudah dianyatakan aman dari covid-19, karya tersebut dapat dihias di sekolah atau di kelas masing-masing,” harap Rizco.

Pihak Madrasah juga berharap agar semua warga sekolah dapat ikut serta berperan aktif dalam rangka pemutusan penyebaran virus covid-19 dengan menerapkan pola hidup sehat sesuai anjuran pemerintah. Sehat jasmani dan diimbangi pula dengan sehat rohani. (ras/irf).





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Kami

PROGRAM SEKOLAH LITERASI INDONESIA KULON PROGO Sekolah Literasi Indonesia KulonProgo (SLI KP) merupakan salah satu program dari Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta, yang bertujuan untuk: Mewujudkan model sekolah berkualitas. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah, sistem pembelajaran, dan budaya sekolah berbasis literasi. Bentuk program SLI berupa pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru secara terstruktur, berkala dan berkesinambungan sampai tahap implementasi praktis di sekolah. Untuk mendukung hal tersebut, SLI mengirimkan 2 orang Konsultan Relawan (KAWAN) SLI di wilayah Kulon Progo (Irfa Ramadhani & Wahyu Widiyawati). Selain 2 KAWAN di Kulon Progo, pada SLI angkatan 3 ini, Dompet Dhuafa Pendidikan mengirimkan 12 KAWAN lainnya ke 4 wilayah Indonesia berbeda. Wilayah tersebut antara lain Semarang, Jawa Tengah; Asahan, Medan; Bima, NTB; dan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Masing-ma...