Langsung ke konten utama

SDN 1 Sentolo: Kami titipkan Mimpi Hebat Kami kepada Yang Maha Hebat

Oleh: Endah Suprihatin, S.Pd. (Kepala SDN 1 Sentolo, Sentolo)
Editor: KAWAN SLI
Kepala sekolah bersama dewan guru SDN 1 Sentolo 
“Semangaat pagi?”
“Pagi, pagi, luar biasa”
Masih ku dengar suara riuh menggelegar di setiap kelas, pekikan yang mampu membangunkan imajinasi, menginspirasi banyak siswa, dan membangkitkan semangatku.        
Aku (saat ini berperan sebagai kepala SDN 1 Sentolo) merasa hari-hariku semakin terisi oleh gagasan yang bertubi. “Apalagi yang akan aku persembahkan untuk sekolahku tercinta?”
Hampir setiap pagi aku sampai sekolah dengan penuh senyuman, dan disambut sapaan hangat teman-teman hebat. Aku menyebut para guru dengan sebutan ‘teman-teman hebat’, karena untuk membentuk para siswa menjadi hebat, memerlukan guru yang hebat pula.
Alhamdulillah, aku dapat berkumpul dengan orang-orang yang mau dan mampu bekerja. Saat ini kami berupaya menjadikan SDN 1 Sentolo sebagai sekolah unggulan harapan masyarakat dan sekolah idola anak-anak.
Aku juga sangat bersyukur karena sekolah kami menjadi salah satu sekolah dampingan program Sekolah Literasi Indonesia (SLI), salah satu program dari Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta. Mimpi dan harapan yang kami miliki menjadi lebih nyata untuk kami wujudkan bersama. Betapa rasa syukur ini ku panjatkan kepada-Nya.
Adapun untuk menggapai mimpi dan harapan SDN 1 Sentolo, kami melakukan berbagai pembenahan sekolah dengan didampingi Konsultan Relawan SLI. Upaya pembenahan diantaranya berupa penambahan koleksi buku bacaan siswa serta penyediaan tempat baca representatif. Ternyata, hal ini mampu membangkitkan semangat belajar para siswa. Mereka terlihat senang dan antusias untuk menyelesaikan buku bacaannya. Bahkan mereka juga bersemangat untuk mencari buku bacaan baru.
Pada tahap awal, tempat bacaan representatif berupa pengadaan pojok baca di setiap kelas. Selanjutnya pengadaan pojok baca di ruang guru, pembenahan perpustakaan dan penyediaan pojok baca sekolah. Ternyata bukan hanya siswa yang senang, setelah ada pembenahan, wali siswa juga menjadi lebih senang untuk datang ke sekolah.
Salah satu ceruk ilmu SDN 1 Sentolo
Selain penyediaan tempat bacaan representatif, untuk memberikan stimulus budaya gemar membaca, kami juga melakukan penataan lingkungan sekolah. Penataan ini dilakukan dengan mempercantik taman. Hal tersebut kami upayakan agar lingkungan SDN 1 Sentolo nampak lebih hidup dan bernyawa sehingga warga sekolah akan lebih nyaman berada di berbagai sudut sekolah. Penyediaan tempat bacaan representatif dan penataan lingkungan sekolah tersebut telah kami mulai sejak akhir Februari 2020. Target selanjutnya yaitu penanaman tanaman perindang, warung hidup, serta tanaman hias lain.

Selain melakukan pengkondisian lingkungan, kami juga menargetkan beberapa program yang akan dijalankan baik untuk siswa maupun guru. Program untuk siswa yaitu gemari baca, literasi lingkungan, kunjungan literasi antar kelas, serta kunjungan literasi ke instansi lain. Sementara itu, program untuk guru yaitu pembiasaan menulis buku kronik dan learning community.
Itulah mimpi SDN 1 Sentolo. Mimpiku, mimpi teman-teman hebat, mimpi siswa-siswi hebat, mimpi orang tua hebat, mimpi komite hebat, mimpi SLI hebat, mimpi dunia pendidikan hebat.
Beberapa waktu kemudian, mungkin mimpi hebat kami akan dijeda oleh Yang Maha Hebat. Manusia berupaya semampunya, Ia yang menentukan. Tentu ada banyak hikmah pada setiap kehendak-Nya. 
Kami titipkan mimpi hebat (offline) kami kepada Yang Maha Hebat.
“Semangat pagi!”
“Pagi, pagi, luar biasa”
Pekikan itu akan berlanjut. Bahkan semakin nyata karena bukan hanya diucapkan tapi akan tertuliskan (pada pertemuan-pertemuan online). Pertanyaan itu kembali muncul “apalagi yang akan aku persembahkan untuk sekolahku tercinta?”
Tulisan ini telah tayang di:
https://pendidikan.kulonprogokab.go.id/detil/1155/pekikan-semangat-offline-dan-online-sdn-1-sentolo.html (22 Maret 2020)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Kami

PROGRAM SEKOLAH LITERASI INDONESIA KULON PROGO Sekolah Literasi Indonesia KulonProgo (SLI KP) merupakan salah satu program dari Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta, yang bertujuan untuk: Mewujudkan model sekolah berkualitas. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah, sistem pembelajaran, dan budaya sekolah berbasis literasi. Bentuk program SLI berupa pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru secara terstruktur, berkala dan berkesinambungan sampai tahap implementasi praktis di sekolah. Untuk mendukung hal tersebut, SLI mengirimkan 2 orang Konsultan Relawan (KAWAN) SLI di wilayah Kulon Progo (Irfa Ramadhani & Wahyu Widiyawati). Selain 2 KAWAN di Kulon Progo, pada SLI angkatan 3 ini, Dompet Dhuafa Pendidikan mengirimkan 12 KAWAN lainnya ke 4 wilayah Indonesia berbeda. Wilayah tersebut antara lain Semarang, Jawa Tengah; Asahan, Medan; Bima, NTB; dan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Masing-ma...