Langsung ke konten utama

Ada yang Menarik di Gelaran Parenting SDN Karangwuni

Oleh: Aryati, S.Pd. (Kepala SDN Karangwuni, Wates)
Editor: KAWAN SLI
Sabtu (29/2), SDN Karangwuni menggelar program parenting guna memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah, orang tua, serta tokoh masyarakat. Gelaran ini merupakan tindaklanjut hasil diskusi strategik sekolah (school strategic discussion) yang sebelumnya telah dilaksanakan pihak sekolah bersama berbagai stakeholders terkait yang didampingi oleh Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia (Kawan SLI).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Balai Desa Karangwuni tersebut diikuti oleh guru, orang tua, siswa, perangkat desa, babinsa, dan pengurus komite yang berjumlah 220 orang. Dalam sambutan kelas parenting ini, kepala sekolah (Aryati, S.Pd.) menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia kelas parenting atas terlaksananya program. Kepala sekolah juga memaparkan bahwa kegiatan dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama yaitu Polisi Sahabat Anak (PSA) yang diisi dari Satuan Unit Diyaksa Polres Kulon Progo (Bripka Rachmat Rismiyanto). Sesi kedua kelas parenting yang diisi oleh kawan Wahyu dan kawan Irfa dari SLI.

Kegiatan kelas parenting perlu dilakukan karena sebagai wadah komunikasi antara orang tua dan keluarga lain untuk memperopleh berbagai macam informasi mengenai pengasuhan dan perkembangan anak, selaian itu orang tua juga harus ikut andil dalam program yang diadakan sekolah. Tujuan kegiatan PSA untuk memberikan proses pembelajaran terhadap keberadaan Kepolisian Republik Indonesia sebagai sahabat anak. Anak dikenalkan dengan berbagai tata tertib dan rambu-rambu berlalu lintas. Bripka Rachmat Rismanto juga menayangkan video pembelajaran tertib berlalu lintas.
Diakhir kegiatan PSA, salah satu siswa kelas IV (Alantina Neivanaya) menceritakan kembali tentang video yang ditampilkan. Hal ini menurut Bripka Rachmat Rismiyanto” menceritakan kembali merupakan upaya agar siswa berani berkomunikasi dan mampu memahami materi yang telah disampaikan”. Diakhir kegiatan PSA siswa juga berkomitmen tidak akan mengendarai sepeda motor sebelum berumur 17 tahun.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan PSA, sekolah, perangkat desa, babinsa, dan tim kepolisian mengadakan diskusi di ruang kelas 5 SDN Karangwuni. Hasil diskusi kita berkomitmen akan selalu memberikan sosialisasi tentang tertib berlalu lintas kepada siswa, orang tua, dan masyarakat pada umumnya.

Ada satu hal menarik pada rangkaian kegiatan ini. Konsumsi untuk pertemuan ini tidak menggunakan anggaran sekolah, melainkan setiap orang tua membawa 2 paket bekal makanan. Mereka membungkusnya menjadi kado-kado cantik yang pada pertengahan acara kado-kado tersebut dibagikan secara tertukar. Menurut kepala sekolah SDN Karangwuni, inisiasi ini berasal dari para orang tua. 


Selain itu, untuk menyukseskan program parenting, SDN Karangwuni juga memiliki kegiatan lainnya antara lain pengajian, kebudayaan, serta market day bersama orang tua.
Tulisan ini telah tayang di:
https://pendidikan.kulonprogokab.go.id/detil/1137/rahasia-sdn-karangwuni-tingkatkan-sinergi-bersama-orangtua-pemerintah-serta-tokoh-masyarakat (2 Maret 2020),
http://www.makmalpendidikan.net/5796-2/ (6 Maret 2020),
http://znews.id/2020/03/09/rahasia-bagusnya-sinergi-sdn-karangwuni-kulon-progo/ (9 Maret 2020)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Kami

PROGRAM SEKOLAH LITERASI INDONESIA KULON PROGO Sekolah Literasi Indonesia KulonProgo (SLI KP) merupakan salah satu program dari Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta, yang bertujuan untuk: Mewujudkan model sekolah berkualitas. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah, sistem pembelajaran, dan budaya sekolah berbasis literasi. Bentuk program SLI berupa pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru secara terstruktur, berkala dan berkesinambungan sampai tahap implementasi praktis di sekolah. Untuk mendukung hal tersebut, SLI mengirimkan 2 orang Konsultan Relawan (KAWAN) SLI di wilayah Kulon Progo (Irfa Ramadhani & Wahyu Widiyawati). Selain 2 KAWAN di Kulon Progo, pada SLI angkatan 3 ini, Dompet Dhuafa Pendidikan mengirimkan 12 KAWAN lainnya ke 4 wilayah Indonesia berbeda. Wilayah tersebut antara lain Semarang, Jawa Tengah; Asahan, Medan; Bima, NTB; dan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Masing-ma...