Langsung ke konten utama

Perkuat Sinergi, MI Muhammadiyah Serangrejo Sosialisasi Sekolah Literasi Indonesia

Oleh: Della (MI Muhammadiyah Serangrejo)
MI Muhammadiyah Serangrejo menyelenggarakan sosialisasi Sekolah Literasi Indonesia (SLI) dan School Strategic Discussion (SSD) guna meningkatkan sinergi seluruh komponen sekolah serta kualitas literasi yang meliputi kepemimpinan sekolah, strategi dan budaya sekolahSelasa (28/1). Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wates Selatan, komite sekolah, orangtua/wali murid, alumni serta guru dan karyawan MI Muhammadiyah Serangrejo.

Kegiatan SSD merupakan tindak lanjut dari tahap pengukuran awal SLI di mana setiap sekolah diukur berdasarkan indikator yang telah dibuat. Dari hasil pengukuran 10 sekolah dampingan, ada 4 indikator yang masih berada dalam kategori perlu ditingkatkan, yaitu aspek perencanaan strategis, lingkungan kelas, program literasi, dan efektivitas literasi.  

“Kami mengundang dari PCM hingga alumni untuk bersama-sama berdiskusi, mencari solusi atas ke empat permasalahan tersebut, kemudian kami juga menuliskan harapan-harapan serta menandatangani komitmen bersama untuk kemajuan MI Muhammadiyah Serangrejo,” ungkap Sumarsih, Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo.

Diskusi dipimpin oleh Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo, Sumarsih dengan dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing membahas satu aspek, yaitu perencanaan, lingkungan kelas, program literasi, dan efektivitas literasi. Diskusi berjalan dengan lancar dan hasil diskusi dipresentasikan.

Wahyu, salah satu Konsultan Relawan SLI mengaku senang melihat semangat perubahan dari para peserta diskusi. Ia juga menjelaskan, literasi tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan membaca saja, namun juga menulis dan berkomunikasi/berbicara. “Inilah mimpi kita untuk generasi saat ini, ada 3 cara yang harus dilakukan untuk mewujudkan hal itu, yaitu dengan diprogramkan, kemudian dilakukan bersama-sama, dan yang terakhir yaitu harus konsisten. Sekolah Literasi Indonesia, menyatu dan luar biasa!,” tegasnya. (del/abi)

Tulisan ini telah tayang di:
https://www.kemenagkulonprogo.com/2020/01/perkuat-sinergi-mi-muhammadiyah-serangrejo-sosialisasi-dan-school-strategic-discussion-sekolah-literasi-indonesia/ (30/1)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Kami

PROGRAM SEKOLAH LITERASI INDONESIA KULON PROGO Sekolah Literasi Indonesia KulonProgo (SLI KP) merupakan salah satu program dari Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta, yang bertujuan untuk: Mewujudkan model sekolah berkualitas. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah, sistem pembelajaran, dan budaya sekolah berbasis literasi. Bentuk program SLI berupa pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru secara terstruktur, berkala dan berkesinambungan sampai tahap implementasi praktis di sekolah. Untuk mendukung hal tersebut, SLI mengirimkan 2 orang Konsultan Relawan (KAWAN) SLI di wilayah Kulon Progo (Irfa Ramadhani & Wahyu Widiyawati). Selain 2 KAWAN di Kulon Progo, pada SLI angkatan 3 ini, Dompet Dhuafa Pendidikan mengirimkan 12 KAWAN lainnya ke 4 wilayah Indonesia berbeda. Wilayah tersebut antara lain Semarang, Jawa Tengah; Asahan, Medan; Bima, NTB; dan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Masing-ma...