Langsung ke konten utama

Ini Dia Hasil Pengukuran Performa Sekolah di Kulon Progo

Oleh: Irfa Ramadhani
Rangkaian pengukuran performa sekolah/madrasah telah selesai. Tiba saatnya Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia (KAWAN SLI) menyampaikan hasil pengukuran. Penyampaian dilakukan secara terbuka kepada 10 kepala sekolah/madrasah (KS/KM) dampingan program SLI pada hari Selasa (21/1).

Sebelumnya, KAWAN SLI memberikan penawaran kepada KS/KM terkait teknis penyampaian hasil pengukuran. Opsinya yaitu, penyampaian dapat dilakukan secara tertutup (hanya diketahui oleh 1 KS/KM yang pada pengukuran sebelumnya berperan sebagai observer), atau dilakukan secara terbuka (diketahui oleh semua KS/KM dampingan SLI). Sesuai harapan, seluruh KS/KM sepakat untuk mendapatkan nilai secara terbuka.

Hasilnya, 4 dari 12 indikator merupakan fenomena bersama, nilai rawan. Oleh karenanya, empat nilai ini menjadi titik awal diskusi KS/KM dalam menentukan langkah perbaikan. Konsultasi berjalan secara klasikal. Selanjutnya, indikator lain menyesuaikan sebagaimana skala prioritas dari perolehan masing-masing sekolah/madrasah.

Selain penyampaian hasil pengukuran, pertemuan pada tanggal (21/1) ini diawali dengan pelatihan praktik School Strategic Discussion (SSD). SSD merupakan metode penyusunan rencana pengembangan strategis sekolah melalui diskusi partisipatif yang melibatkan semua elemen-elemen pendidikan yang terkait dengan sekolah/madrasah. Pelatihan ini sebagai bekal tambahan KS/KM dalam memandu alur diskusi “penentuan strategi” di sekolah/madrasah masing-masing.

Pada awalnya, pertemuan pelatihan diskusi SSD terjadwal satu kali di SD Muh Girinyono (21/1). Namun karena semangat perubahan yang tinggi, para KS/KM mengajukan tambahan pertemuan untuk membahas lebih lanjut persiapan praktik SSD. Pertemuan kedua terlaksana pada hari Kamis (23/1) di SDN 1 Kulwaru. Kedua pelatihan berjalan meriah sebagaimana pertemuan-pertemuan sebelumnya, meski kali ini cenderung lebih serius karena berkaitan diskusi strategi.

Selanjutnya, praktik SSD pertama telah terlaksana di SDN Karangwuni, Sabtu (25/1). Praktik SSD yang bertepatan dengan rapat pleno ini dihadiri oleh 122 undangan dari beragam stakeholder (pembaca yang budiman, selamat menantikan rilis keseruan praktik SSD SDN Karangwuni).

Segala puji bagi Allah. Bukankah ”wadah” seperti ini masih jarang kita temui? Bukan hanya tempat bertemu sapa, tetapi tempat menyampaikan apa yang mereka rasa. Tidak lagi malu dan menutup-nutupi, tetapi lebih semangat dalam mencari solusi. Tidak lagi mengungkung ego pribadi, tetapi lebih semangat untuk saling mengisi.

“Semoga setiap rilis kegiatan yang kami ceritakan menjadi tambahan referensi untuk para penggerak perbaikan pendidikan”, harap KAWAN SLI.
Tulisan ini telah tayang di:
https://pendidikan.kulonprogokab.go.id/detil/1119/penyampaian-hasil-pengukuran-performa-dan-pelatihan-praktik-school-strategic-discussion-sli (27 Januari 2020)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Kami

PROGRAM SEKOLAH LITERASI INDONESIA KULON PROGO Sekolah Literasi Indonesia KulonProgo (SLI KP) merupakan salah satu program dari Dompet Dhuafa Pendidikan dan Dompet Dhuafa Yogyakarta, yang bertujuan untuk: Mewujudkan model sekolah berkualitas. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas kepemimpinan sekolah, sistem pembelajaran, dan budaya sekolah berbasis literasi. Bentuk program SLI berupa pelatihan dan pendampingan kepada kepala sekolah dan guru secara terstruktur, berkala dan berkesinambungan sampai tahap implementasi praktis di sekolah. Untuk mendukung hal tersebut, SLI mengirimkan 2 orang Konsultan Relawan (KAWAN) SLI di wilayah Kulon Progo (Irfa Ramadhani & Wahyu Widiyawati). Selain 2 KAWAN di Kulon Progo, pada SLI angkatan 3 ini, Dompet Dhuafa Pendidikan mengirimkan 12 KAWAN lainnya ke 4 wilayah Indonesia berbeda. Wilayah tersebut antara lain Semarang, Jawa Tengah; Asahan, Medan; Bima, NTB; dan Halmahera Selatan, Maluku Utara. Masing-ma...