SDN 1 Sentolo menjadi tuan rumah
acara Launching dan Studium General program Sekolah Literasi Indonesia pada
hari Rabu (18/12/19). Belum lepas dari ingatan, siang itu 31 siswa/i dari tim
karawitan membahana di siang hari. Ternyata, mereka tengah menampilkan karyanya
dalam rangka menyambut kedatangan para tamu undangan. Hadir pada acara itu
pimpinan cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta beserta tim, 2 Konsultan Relawan
Sekolah Literasi Indonesia (KAWAN SLI), pihak Disdikpora KP (diwakili kepala
Kabid SD, bapak Suryono), serta Kemenag KP (diwakili kepala Pendidikan
Madrasah, ibu Sulasmi). Hadir pula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (bapak
Jumarin), perwakilan perspustakaan daerah (ibu Nur), Kabid perlindungan
perempuan dan anak dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan anak (ibu
Woro), bapak dan ibu pengawas SD maupun MI, 10 kepala sekolah/madrasah, dan 20
perwakilan guru dari 10 sekolah/madrasah kecamatan Wates, Sentolo, dan
Pengasih.
Setelah pentas dari tim karawitan
tuan rumah, prosesi penyambutan tamu dilanjutkan oleh 3 siswa MI Muh Kenteng.
Mereka menampilkan beladiri tapak suci lengkap dengan properti senjata
tajamnya. Penampilan ketiga dari 6 siswi SDN 2 Sentolo yang menampilkan tari
topi. Selanjutnya, acara dibuka oleh tilawah dari siswi MI Muh Serangrejo.
Di samping itu, beberapa kepala
sekolah/madrasah juga terlibat sebagai petugas acara. Bu Imma (MIN 2 Kulon
Progo) bersama bu Endah (SDN 1 Sentolo) sebagai MC, bu Harni (SDN Giripeni)
sebagai dirigen, serta pak Rujito (MI Muh Kenteng) mengisi doa. “Merinding
melihat semuanya tergerak untuk menyukseskan acara, padahal kami baru saja
dipertemukan dalam satu keluarga baru, Sekolah Literasi Indonesia” ungkap
Wahyu, salah satu KAWAN SLI.
Acara yang diisi sambutan
pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta, Kabid SD Disdikpora, dan Kabid Dikmad
Kemenag ini merupakan acara Launching program SLI. Launching tersebut ditandai
dengan simbolisasi penandatangan MoU diantara ketiganya dan penandatanganan
Surat Perjanjian Kerjasama oleh 10 sekolah/madrasah terpilih. Sepuluh
sekolah/madrasah yang hadir pada acara launching ini sebelumnya melalui
serangkaian tahapan seleksi. Sebagaimana yang disebutkan pada artikel https://pendidikan.kulonprogokab.go.id/detil/1085/hasil-seleksi-tahap-2-sekolah-literasi-indonesia-kulon-progo-telah-diumumkan.html.
Pada sambutannya, Kabid SD
Disdikpora Kulon Progo berpesan bahwa “kondisi sekolah tentu berbeda-beda, oleh
karena itu kami meminta agar proses pendampingan itu sampai tujuan, bisa
mencapai sasaran. Karena ini ada perbedaan usia. Tim Dompet Dhuafa ini dalam
segi kreativitas, tenaga, fikiran, mungkin lebih enerjik daripada Ibu Bapak
Kepala Sekolah. Suasananya kan nanti
ini antara ibu dan anak, bapak dan anak, nggeh
boten? Laiya, nek bapak dan anak itu, nanti nek mlayu yo ojo kebanteren”. Penyampaian
pesan dari kepala Kabid SD tersebut disambut tawa para kepala sekolah/madrasah,
guru-guru beserta tamu undangan yang hadir lainnya.
Sementara itu, kepala bidang
Pendidikan dan Madrasah sebagai perwakilan Kemenag menyampaikan apresiasi
terhadap program dampingan SLI dan menyampaikan harapannya agar lebih banyak
madrasah yang dapat terdampingi program SLI dikemudian hari.
Setelah berakhir acara launching,
sepuluh kepala sekolah/madrasah, beserta tim guru melanjutkan studium general
membahas detail alur dan timeline
pendampingan intensif program SLI. Forum tersebut dipandu dua KAWAN SLI Kulon
Progo (Wahyu dan Irfa). Selanjutnya, mereka akan melalui 3 bulan masa inkubasi
untuk mengikuti pelatihan/pembinaan/diskusi bersama berdasarkan kurikulum SLI
yang diadakan minimal satu minggu sekali. Kemudian, dua bulan selanjutnya para
kepala sekolah/madrasah dan guru model melakukan implementasi dari
materi-materi yang telah diperoleh (dengan dampingan KAWAN SLI).
“Kami optimis program SLI akan
terus berjalan lancar. Hal ini mengingat semangat luar biasa dari 10
sekolah/madrasah dampingan, serta atas keberlimpahan dukungan dari berbagai stakeholder lainnya. InsyaAllah.” Papar
Wahyu KAWAN SLI Kulon Progo. (irf)
Tulisan ini telah tayang di:
https://pendidikan.kulonprogokab.go.id/detil/1098/sdn-1-sentolo-menjadi-tuan-rumah-acara-launching-dan-studium-general-program-sli (28 Desember 2019)




Komentar
Posting Komentar